"Luka ringan pada seorang Polisi dan 4 orang pengunjuk rasa yang dirawat di Puskesmas Maluk," ungkap Kasan Mulyono Manager Public Relations PT Newmont Nusa Tenggara
Batu Hijau Site, kepada Tribunnews.com, Senin (18/4/2011).
Menurut keterangannya, bentrokan terjadi sekitar jam 11.00, saat beberapa pengunjuk rasa melakukan pelemparan batu dan berusaha melewati barikade kepolisian.
Karena aksi sekitar 600 orang yang sebagian besar adalah pegawai negeri dan mahasiswa tersebut, personil polisi terpaksa membubarkan para pengunjuk rasa dengan menyemprotkan air dan gas airmata. Kejadian inilah yang akhirnya mengakibatkan luka ringan di dua pihak.
Namun, pihak Kepolisian akhirnya membolehkan aksi unjuk rasa dilakukan kembali selama dapat dilakukan dengan damai.
Dapat dikabarkan bahwa unjuk rasa saat ini masih berlangsung dan akses keluar masuk. Aksi ini tidak mengganggu aktifitas perusahaan. "Tetap berjalan normal dan tidak mengganggu operasi kita," terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi demonstrasi warga ini, terkait 7% saham PTNNT yang ingin dikuasai oleh Pemda KSB.
"Sekali lagi kami menyampaikan bahwa keputusan mengenai hal itu sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, bukan pada PTNNT maupun para pemegang saham asing PTNNT," kata David Lilley, General Manager Operations PTNNT.


